Surabaya, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melantik lima puluh pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan di Pendopo Lokanantra, Selasa (7/5/2024). Pelantikan ini menandakan peralihan jabatan penting di lingkungan Pemkab ini, dengan harapan membawa perubahan dan kemajuan baru bagi daerah.
Dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan 48 Jabatan Administrator dan Pengawas Dilantik
Lima puluh pejabat yang dilantik terdiri dari dua pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) dan 48 pejabat administrator dan pengawas. Bupati Yes, sapaan akrab Yuhronur Efendi, menekankan bahwa mutasi ini dilakukan berdasarkan pertimbangan potensi, kapasitas, dan visi masing-masing individu dalam mengelola suatu instansi di Kabupaten ini.
Memenuhi Kebutuhan Masyarakat dan Mewujudkan Program Prioritas
Pasca pelantikan, Bupati Yes memberikan arahan kepada para pejabat baru. Ia meminta mereka untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, menjalankan tugas pokok dan fungsi secara optimal, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Lamongan.
“Pertama saya ucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini baru saja dilantik. Saya meminta ayo bersama-sama jawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, mari terus bersinergi untuk realisasikan program prioritas dan program kerja di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing,” kata Bupati Yes, dikutip dari rilis Pemkab Lamongan.
Mencapai Target Penurunan Stunting dan Pentingnya Koordinasi
Bupati Yes meyakini bahwa dengan totalitas kinerja dan koordinasi yang baik, berbagai target pembangunan dapat tercapai. Salah satu contohnya adalah keberhasilan Pemkab ini dalam menurunkan angka stunting dari 27,05% menjadi 9,4%.
“Koordinasi sangat penting dan berdampak, salah satunya contohnya ialah keberhasilan kita dalam menurunkan kasus stunting melampaui target BKKBN,” jelas Bupati Yes.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi para pejabat baru untuk membawa Lamongan ke arah yang lebih maju dan sejahtera. Dengan dedikasi dan kerja keras, mereka diyakini mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mewujudkan program prioritas yang telah dicanangkan.













