Denpasar, Sebanyak 2.403 calon Bintara Polri di Polda Bali mengikuti tes kesehatan tahap 1 rekrutmen Bintara Polri TA 2024 yang dilaksanakan di Gedung Presisi Polda Bali. Proses seleksi ini dijamin bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH), serta bebas dari praktik kecurangan.
Kepala Biro SDM Polda Bali, Kombes Pol. Tri Bisono Soemilharso, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Bali dalam menjaga integritas selama proses seleksi. “Kami melibatkan pengawas internal dan eksternal untuk memastikan prosesnya berjalan dengan transparan dan akuntabel,” ujarnya, Rabu (8/5/2024).
Tes kesehatan tahap 1 meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, visus, tensi darah, gigi, buta warna, dan fisik. Para calon Bintara yang dinyatakan memenuhi syarat selanjutnya akan mengikuti tes psikologi.
Untuk menghindari kecurangan, panitia langsung mengumumkan hasil tes kepada para peserta setelah selesai. “Hal ini dilakukan untuk menjaga transparansi dan meminimalisir potensi kecurangan,” jelas Kombes Pol. Tri Bisono.
Polda Bali membagi pelaksanaan tes Calon Bintara Polri menjadi beberapa gelombang dengan jumlah peserta per harinya maksimal 300 orang. Hal ini dilakukan agar petugas medis dapat melakukan pemeriksaan dengan teliti dan akurat, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami ingin menghasilkan SDM Polri yang unggul dan kompetitif, serta siap menghadapi era police 4.0,” tutur Kombes Pol. Tri Bisono.
Rekrutmen Bintara Polri TA 2024 di Bali diharapkan dapat menjaring calon-calon terbaik yang memiliki integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.













