MAKASSAR,Siarnews.com–Momentum Pilkada sebentar lagi akan masuk dalam tahapan pemilihan, masing-masing tim pemenang menjalankan strateginya untuk memenangkan kandidatnya.
Jaringan Pemuda Ichsan (JPI) UNM tidak mau ketinggalan momentum untuk mengerakkan mesin pemuda untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (Punggawa- Macakka) dalam Pilkada Gubernur 2018.
Menurut sekertaris JPI UNM, Andi Muhammad Albar, salah satu aktivis makassar, memilih Ichsan Yasin Limpo karena dalam kutipan Nelson Mandela sebut pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat kamu gunakan untuk mengubah dunia.
“Itulah alasan saya memilih bapak Ichsan Yasin Limpo karena Dia adalah salah satu tokoh pelopor pendidikan,”ujarnya.
Punggawa-Macakka telah menawarkan program-program pendidikan. Dimana akan membuat suatu Peraturan Gubernur (Pergub) tentang pendidikan berkelanjutan dan berkarakter.
“Kalau saya jadi Gubernur saya langsung bikin Perda tentang pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Ichsan, mantan Bupati Gowa dua periode ini.
Terkait dengan pendidikan, Ichsan YL menilai bahwa para pelajar di Sulsel tak wajib memakai baju seragam, apalagi membeli baju olahraga.
“Yang sekolah ini kan bukan seragamnya, tapi otak mereka. Membeli baju berpotensi terjadi pungutan,” katanya.
Menurut Albar Sekretaris JPI UNM saat ditemui disalah satu warkop mengatakan, pada tanggal 28 Februari 2018 JPI akan mengadakan Konsolidasi Akbar yang akan dihadiri 24 kabupaten/kota di cafe CCR di Jalan Toddopuli Kota Makassar.
“Kami akan menurunkan full kekuatan untuk memenangkan pasangan no urut 4 bapak Ichsan Yasin Limpo dan Andi Muzakkar,” pungkas albar sapaannya, Senin (26/2/2018) dinihari.
Dia menambahkan, Konsolidasi Akbar itu bertujuan untuk menyatukan visi dan kekuatan untuk merancang stategi memenangkan pilgub nantinya.
“Nantinya 24 kabupaten/kota yang hadir akan diberikan arahan oleh bapak Ichsan Yasin Limpo,” tambahnya. (*)



