PTPN I Regional IV Optimis Peningkatan Ekspor Tembakau 2024, Bidik Pasar Eropa dan Amerika Latin
Surabaya, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional IV optimistis mencapai target ekspor tembakau di tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Region Head PTPN I Regional IV, Subagiyo, pada Senin (6/5/2024).
Ditargetkan, produksi tembakau untuk ekspor di tahun 2024 akan mencapai 1.033 ton, meningkat 13% dari tahun sebelumnya. Subagiyo menjelaskan bahwa untuk mencapai target tersebut, PTPN I Regional IV akan menerapkan beberapa strategi, termasuk perluasan area tanam dan peningkatan kualitas tembakau.
“Tembakau merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Dan sebagai unit usaha dari Subholding Supporting Co, PTPN I Regional IV berkomitmen untuk terus menjaga, serta meningkatkan kualitas tembakau yang dikelolanya,” jelas Subagiyo.
Lebih lanjut, Subagiyo mengungkapkan bahwa kualitas tembakau PTPN I Regional IV telah diakui oleh beberapa negara. Hal ini dibuktikan dengan perluasan pangsa pasar ekspor ke Eropa dan Amerika Latin.
“Dengan kualitas yang kami miliki, kami optimis hal ini mampu membawa peningkatan terhadap pendapatan perusahaan dan tentunya juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia sendiri,” tambahnya.
Komitmen PTPN I Regional IV dalam meningkatkan kualitas tembakau mendapat apresiasi dari Asisten Deputi (Asdep) Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Faturohman.
Dalam kunjungannya ke areal perkebunan tembakau terbaik milik PTPN I Regional IV di Kebonarum, Klaten pada Jumat (3/5), Faturohman memberikan arahan agar potensi yang dimiliki oleh PTPN I Regional IV dapat terus terjaga dan mencapai hasil yang optimal.
“Kami sampaikan baik di sisi on farm maupun pengadaan kebutuhan sarana produksi dapat dimaksimalkan. Proteksi terhadap tanaman, hingga monitoring pengolahan tembakau perlu menjadi perhatian bagi semua,” jelas Faturohman.
PTPN I Regional IV yakin dengan dukungan dari pemerintah dan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi, target ekspor tembakau di tahun 2024 dapat tercapai. Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi perusahaan dan juga perekonomian nasional.













