Home Kabar Siar Warga Desak Polres Agar Menangkap Pelaku Penista Ulama

Warga Desak Polres Agar Menangkap Pelaku Penista Ulama

47
0
SHARE

PALOPO,Siarnews.com — Ratusan warga kota Palopo mendatangi Mapolres Palopo di Jalan Opu Tosappaile, Rabu malam (13/6/18), untuk mendesak aparat kepolisian agar segera menangkap pemilik akun facebook atas nama Puang Nandar.

Bahkan sejumlah massa yang menggunakan pakaian Banser dan Ansor Palopo mengultimatum pihak kepolisian harus menangkap pelaku dalam waktu 24 jam, atau mereka sendiri yang akan mencari pelaku.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pemilik akun Puang Nandar diduga telah melakukan penistaan dan penghinaan terhadap ulama dengan statusnya dimedia sosial facebook yang menyatakan KH. Syarifuddin Daud telah mencuri isi celengan Masjid Agung Luwu Palopo.

Dalam postingannya, Puang Nandar menulis “Terciduk Tim Ome-Bisa bagi-bagi sembako di Ponjalae, sumber pendanaannya sumber pendanaannya diambil dari uang celengan mesjid agung palopo dgn uang sumbangan orangtua SD mesjid agung palopo melalui bpkx Syarifuddin Daud ketua yayasan mesjid agung.

Ketua Ika Pesantren Datu Sulaiman (PMDS), Haedir mengatakan bahwa pihak kepolisian harus mengusut tuntas kasus ujaran kebencian dan penistaan ulama ini, karena ini sangat mencederai ulama.

“Kami akan memberikan deadline 3 x 24 jam untuk aparat kepolisian agar segera menangkapnya, jangan sampai hal ini merusak suasana kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik, apalagi Palopo masuk zona merah dan pernah punya catatan kelam,”jelasnya.

Apabila pelakunya tidak segera ditangkap, lanjut dia, maka Forum Peduli Ulama yang terdiri dari Ika PMDS Palopo, GP Ansor, Banser dan jamaah Masjid Agung Palopo minta Kapolres Palopo untuk dievaluasi dan masyarakat tidak menjamin akan mencari sendiri pelakunya.

Sekadar diketahui, Syarifuddin Daud merupakan ayah kandung dari Wakil Wali Kota Palopo non aktif, Akhmad Syarifuddin Daud (Ome) yang juga merupakan salah satu kandidat bakal Calon Walikota Palopo.

Selain itu, Syarifuddin Daud juga dikenal sebagai seorang ulama, pada salah satu ormas terbesar di Indonesia, Nahdatul Ulama (NU) Kota Palopo. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here